Puncak Populer — olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash — kini bukan lagi sekadar tren sesaat. Dalam beberapa tahun terakhir, sport ini berkembang sangat pesat di berbagai negara dan berubah menjadi fenomena global. Data dari Global Padel Report 2025 menunjukkan bahwa padel kini dimainkan di lebih dari 165 negara, dengan jumlah lapangan melampaui 50.000 unit pada awal 2025, dan diperkirakan akan mencapai sekitar 80.000 lapangan pada 2027. Pertumbuhan ini mencerminkan minat masyarakat dunia yang semakin tinggi terhadap olahraga ini.
Pertumbuhan signifikan tersebut ditopang oleh ekspansi cepat klub dan fasilitas padel. Selama 2024 saja, tercatat lebih dari 3.282 klub padel baru dibuka di seluruh dunia, atau hampir sembilan klub baru setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa tren padel bukan hanya terjadi di Eropa — yang sejak lama menjadi basis utama olahraga ini — tetapi juga di Amerika Utara, Asia, dan kawasan lainnya.
Daya Tarik Padel di Kawasan Urban
Salah satu alasan utama padel begitu cepat diterima terutama di kawasan perkotaan adalah karakteristiknya yang sosial dan mudah diakses. Lapangan yang relatif lebih kecil dibandingkan tenis, serta aturan permainan yang lebih sederhana, membuat padel menjadi olahraga yang cocok bagi urban profesional, keluarga, maupun komunitas olahraga yang mencari aktivitas sosial sekaligus kompetitif.
Padel juga kerap dipandang sebagai olahraga ramah pemula. Banyak pemain baru merasa cepat berhasil dalam pertandingan, sehingga menyebabkan tingkat partisipasi yang tinggi di kalangan perempuan, dewasa muda, dan berbagai kelompok usia lainnya. Fitur sosial ini menjadi nilai tambah yang kuat, terutama bagi kota-kota besar yang memiliki gaya hidup aktif dan komunitas olahraga yang dinamis.Perkembangan Infrastruktur dan Ekspansi Lapangan
Permintaan terhadap fasilitas padel terus meningkat. Di berbagai kota besar, pengembang dan operator fasilitas olahraga mulai memasukkan lapangan padel dalam proyek pembangunan mereka. Di Jakarta Barat, misalnya, ada pengembangan enam lapangan padel oleh pengembang besar untuk menjawab tren olahraga yang semakin populer di Indonesia.
Fenomena ini juga terlihat di banyak kota besar dunia lainnya, di mana pusat olahraga mengembangkan fasilitas padel baru untuk menarik anggota dan menciptakan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap. Padel kini tidak hanya dijumpai di klub olahraga khusus, melainkan juga dalam kompleks komersial, hotel, dan pusat gaya hidup urban.
Potensi Ekonomi dan Peluang Bisnis Baru
Tren padel yang pesat membuka begitu banyak peluang bisnis baru di industri olahraga urban. Salah satunya adalah bisnis pembangunan dan pengelolaan lapangan padel. Dengan permintaan yang tinggi, banyak investor dan pengusaha mulai melihat padel sebagai bisnis jangka panjang dengan potensi kuat. Konsultan ekonomi menyatakan bahwa peluang usaha ini terutama besar di kawasan perkotaan, di mana masyarakat memiliki kebutuhan tinggi terhadap aktivitas kebugaran yang cepat, menyenangkan, dan dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Selain lapangan, peluang bisnis lain adalah model keanggotaan klub, persewaan peralatan, pelatihan dan kelas pembelajaran padel, serta event dan turnamen padel. Klub padel yang menawarkan paket lengkap termasuk fasilitas kafe, area relaksasi, ruang fitness, dan program komunitas — mampu menarik pelanggan lebih luas dan meningkatkan pendapatan secara signifikan.
Bahkan platform teknologi pendukung olahraga, seperti aplikasi pemesanan lapangan dan manajemen klub, mulai menarik investasi besar. Contohnya, Playtomic yang telah menghubungkan ribuan klub padel secara global dan menggaet investasi signifikan untuk ekspansi lebih lanjut. Hal ini menandakan bahwa potensi komersial padel tidak hanya di lapangan fisik, tetapi juga dalam ekosistem digital olahraga.
Pengaruh Gaya Hidup Urban Terhadap Adopsi Padel
Urbanisasi dan pergeseran gaya hidup menjadi faktor penting dalam adopsi padel. Banyak warga kota yang mencari aktivitas yang tidak hanya sehat tetapi juga bersifat sosial dan estetis — sesuatu yang ditawarkan padel. Olahraga ini seringkali menjadi bagian dari lifestyle sports yang digandrungi oleh komunitas profesional urban.
Keterlibatan selebritas dan figur publik juga memperkuat tren ini. Padel kini sering dikaitkan dengan gaya hidup premium dan aktivitas yang cocok untuk konten media sosial, memperluas jangkauan pasar melalui eksposur digital.
Tantangan dan Strategi Keberlanjutan Industri Padel
Meski pertumbuhan sangat pesat, tantangan tetap ada. Beberapa analis bisnis menyoroti bahwa biaya pembangunan lapangan, terutama indoor, bisa cukup tinggi, yang dapat menjadi hambatan masuk bagi beberapa pengusaha kecil. Selain itu, padel masih bersaing dengan olahraga lainnya yang telah lebih mapan seperti tenis, badminton, maupun olahraga kebugaran lain yang juga populer di kota besar.
Namun, strategi jangka panjang seperti kolaborasi dengan komunitas lokal, penyelenggaraan event, dan integrasi fasilitas tambahan dapat membantu mempertahankan momentum pertumbuhan. Penekanan pada pengalaman pelanggan dan inovasi layanan menjadi kunci sukses di industri ini.
Padel Sebagai Fenomena Olahraga dan Peluang Bisnis Urban
Tren padel yang kian berkembang pesat bukan hanya soal popularitas olahraga baru, tetapi juga menciptakan peluang besar dalam industri olahraga urban. Dengan pertumbuhan fasilitas infrastruktur, minat pemain yang terus meningkat, serta potensi komersial di berbagai segmen — dari lapangan hingga teknologi pendukung — padel dipandang sebagai salah satu peluang bisnis yang menjanjikan di era modern ini.
Dalam kondisi urban yang terus berubah dan masyarakat yang semakin menghargai kesehatan, koneksi sosial, serta pengalaman olahraga yang unik, padel terus tumbuh sebagai fenomena global sekaligus peluang investasi yang layak dipertimbangkan.

