Puncak Populer – Lebaran identik dengan konsumsi rumah tangga yang meningkat tajam. Hal ini didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang membuat daya beli masyarakat berada di titik puncaknya. Jika dikelola dengan strategi yang tepat, bisnis musiman ini bisa memberikan keuntungan yang bahkan setara dengan pendapatan operasional selama beberapa bulan di hari biasa.
Panen Keuntungan Di Hari Kemenangan
Bisnis makanan tetap menjadi primadona utama. Kue kering klasik seperti nastar, kastengel, dan putri salju tidak pernah kehilangan penggemar. Namun, peluang besar tahun ini terletak pada Hampers atau Parsel yang dipersonalisasi. Masyarakat kini lebih memilih kiriman yang unik, estetik, dan memiliki nilai guna. Mengombinasikan kue kering dengan peralatan ibadah, perlengkapan makan keramik, atau produk kesehatan dalam kemasan yang Instagrammable akan memberikan nilai tambah yang signifikan pada harga jual Anda.
Fashion dan Perlengkapan Ibadah
Keinginan untuk tampil baru di hari raya adalah tradisi yang mendarah daging. Bisnis busana muslim, mulai dari kaftan, gamis, hingga baju koko, selalu mengalami lonjakan permintaan. Selain pakaian, jangan lupakan perlengkapan ibadah seperti mukena premium, sajadah travel yang praktis, dan peci. Fokuslah pada bahan yang nyaman dan desain yang sedang tren (seperti warna-warna pastel atau motif etnik) untuk memenangkan persaingan di pasar marketplace.
Jasa Penitipan Hewan dan Perawatan Rumah
Budaya mudik meninggalkan ribuan rumah dan hewan peliharaan dalam keadaan kosong. Ini adalah peluang emas bagi bisnis jasa. Pet Hotel atau penitipan hewan peliharaan biasanya akan fully booked jauh-jauh hari sebelum Lebaran. Selain itu, jasa pembersihan rumah (home cleaning service) pasca ditinggal mudik atau sebelum acara open house juga sangat dicari oleh masyarakat perkotaan yang sibuk dan tidak memiliki asisten rumah tangga selama libur Lebaran.
Bisnis Transportasi dan Penyewaan Mobil
Meskipun transportasi umum tersedia, kenyamanan kendaraan pribadi tetap menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin mudik atau bersilaturahmi antar kota. Jasa penyewaan mobil (car rental) seringkali mengalami kekurangan unit menjelang hari H. Jika Anda memiliki kendaraan yang jarang dipakai, menyewakannya melalui agen resmi bisa menjadi sumber pendapatan pasif yang sangat menjanjikan dengan tarif yang biasanya meningkat saat peak season.
Penukaran Uang Baru dan Amplop Lebaran
Tradisi memberikan “angpao” atau uang saku kepada anak-anak kecil menciptakan kebutuhan akan uang pecahan baru. Di samping jasa penukaran uang, bisnis amplop Lebaran dengan desain kustom adalah usaha modal kecil dengan untung besar. Amplop dengan karakter lucu, kata-kata unik, atau desain karikatur keluarga menjadi produk yang sangat laris manis di platform digital.
Untuk memastikan bisnis Anda banjir cuan, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pemasaran Digital Sejak Dini: Mulailah melakukan promosi atau sistem Pre-Order (PO) minimal tiga minggu sebelum Lebaran.
- Kualitas Kemasan: Di era visual, kemasan yang rapi dan menarik adalah 50% dari kekuatan penjualan.
- Pelayanan Prima: Kecepatan respons dan keramahan dalam menjawab pertanyaan calon pembeli akan menentukan konversi penjualan.
Peluang bisnis jelang Lebaran sangatlah luas, mulai dari sektor barang hingga jasa. Kuncinya adalah kreativitas dalam mengemas produk dan ketepatan dalam membidik target pasar. Dengan persiapan yang matang, momen Lebaran bukan hanya menjadi waktu untuk bersilaturahmi, tetapi juga momentum untuk mempertebal pundi-pundi keuangan Anda.

